Sedingin Es

1035 Kata

Walau secepat dan seteliti apapun Sarah tetaplah Sarah, dia melakukan kesalahan demi kesalahan konyol. Sehingga dia harus mengulang beberapa kali pekerjaaan yang sama. Sehingga akhirnya dia harus tinggal untuk lembur. Dia melambai dengan sedih ke sahabatnya Dewi yang ternyata besok sudah mulai cuti melahirkan. "Sehat-sehat ya wi, cepat pulih, nanti aku lihat ya si dede bayi, pasti ganteng atau cantik, turunan dewa dewi sih," goda Sarah sambil memeluk sahabatnya di kantor. "Bisa aja kamu, aku akan memberi asi dan memerasnya sebanyak mungkin jadi nanti saat aku kembali bekerja anakku nggak akan kelaparan," ucap Dewi penuh tekad. "Semangat bumil!" pekik Sarah melambai kembali ketika temannya masuk ke dalam lift. Senyumnya yang mengembang segera menguap saat menyadari kalau dia akan mulai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN