Lionel menarik kerah Hendrawan dengan penuh amarah. Apa yang baru saja dikatakan sahabatnya itu benar-benar membuatnya naik pitam! Bagaimana bisa Hendrawan meminta Elizabeth untuk berbicara dengan Luna mengenai dirinya? Memangnya dia tipe pria yang bersembunyi di balik punggung wanita? Benar-benar tindakan sembrono! "Gue nggak tega lihat lo seperti pecundang begitu! Belum lagi pekerjaan lo yang hampir terbengkalai. Inget Lio! This is not your first time in this bad condition like this!" kata Hendrawan mencoba mengingatkan. "Gue tahu! Gue cuma butuh waktu sebentar lagi untuk memulihkan diri gue. After that, I'll be fine! Jadi lo nggak usah urusin masalah dan hidup gue. Gue udah cukup dewasa. Dan ingat, lo bukan bokap gue!" Dihempaskannya kerah Hendrawan hingga pria itu mundur selangkah.

