Saat Alex hendak menjelaskan semuanya, tiba-tiba saja Alex melihat sesosok yang tidak asing lagi baginya, yaitu neneknya. Nenek yang paling dekat dengannya. Akhirnya pada saat Ara datang dengan air mata, Alex langsung memegang lengan Ara agar Ia tidak melanjutkan kalimatnya, karena Alex tidak ingin jika Neneknya sakit kembali jika mendengar bahwa dirinya dengan Ara tidak bisa melanjutkan hubungan yang selama ini mereka jaga, atau hanya Alex yang menjaga. "Alex, Ara kenapa?" tanya Janine yang khawatir melihat Ara menangis dengan pakaian yang sedikit kotor akibat terjatuh tadi. Alex melepaskan genggamanya dan berjalan mendekati Neneknya tanpa menjawab pertanyaan dari ibunya. Alex terlihat berlutut di hadapan sang Nenek dengan menggenggam erat tangannya. "Nek..." lirihnya menelungkup

