Bab 47

1435 Kata

Abah menceritakan kembali apa yang dokter katakan jika bayi yang dilahirkannya memiliki beberapa kekurangan. Hal itu diduga karena obat-obatan penggugur kandungan yang dikonsumsinya selama ini. Sisil yang sejak tadi terisak meraung kencang. Tangannya mengepal. Tiba-tiba kesadarannya hilang. Sukma bergegas lari dari ruangan dan mencari dokter. Rupanya jiwa Sisil belum cukup kuat menghadapi semua kenyataan. Dokter datang dan memeriksa kondisi Sisil. Perawat membantu Sisil agar tersadar dari pingsannya. Tidak berapa lama, Sisil membuka mata tetapi dia hanya menangis dan tak banyak bicara. Dokter melirik pada Sukma dan Abah. Dia menyarankan pada pihak keluarga untuk membahas hal yang ringan-ringan dulu sehingga mental Sisil cukup kuat dan bisa berdamai dengan keadaan. Abah mengangguk. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN