Bab 107

1028 Kata

"Sakkkkit," ucap Kanaya merintih. Mata Keenan melotot, ia menatap tajam pada Rose yang tengah dicekal oleh anak buah Dom karena Raja beralih melawan Andreas "Apa yang kau lakukan sialan!" umpannya. Kanaya terus merintih, dengan tangan yang masih terikat, ia meremas jaket yang dipakai oleh adiknya. "Ah ...." Keenan semakin panik, ia menoleh ke arah Raja yang masih terus berusaha memukul Andreas yang tengah ditangani oleh Dom. "Mas Raja, Kakak!" teriaknya. Raja menoleh, dan seketika ia panik, ia hampiri istri dan adik iparnya. "Kanaya," ucapnya. "Mas, kita harus bawa Kakak ke Rumah Sakit," ujar Keenan. "I-iya," jawab Raja, ia langsung membopong Kanaya sementara Keenan menuju mobil Dom. "Mas cek kondisi Kakak," ujar Keenan yang baru saja duduk di balik kemudi. "Iya." "Ah,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN