*** Nyai Pamitri memantikkan korek kayu yang sejak tadi di genggamnya, setelah batangan kayu di tangannya menyala, di lemparkannya ke arah kayu bakar yang telah di siram sedikit minyak tanah, api langsung berkobar besar membuat suasana dalam hutan itu menjadi terang benderang. Sambil menunggu kayu terbakar agar api menjadi stabil, Nyai Pamitri menguliti dua ekor kelinci hasil tangkapannya sore tadi. Meski tak setiap hari dia berhasil menangkap kelinci, namun dalam seminggu selalu saja ada kelinci yang masuk ke dalam jerat yang di pasang Nyai Pamitri di tengah hutan. Setelah selesai di kuliti dan membuang isi perutnya, kelinci pun di tusuknya dengan sebilah bambu berukuran panjang, yang lantas di letakkan di atas bara api dari api unggun yang di buatnya tadi. Selang beberapa menit dagin

