Sobo menghentikan langkahnya dan menatap tajam Nyai Pamitri, dia pun berkata, "Nyai Pamitri, aku tak kenal siapa adanya dirimu, dan aku tak mau bersengketa denganmu, tetapi jika kamu coba menghalangiku, pastilah ada sesuatu yang kau sembunyikan di dalam sana. Dan terpaksa aku bisa menurunkan tangan untuk membuatmu minggir dari mulut gua." "Kenal pun tidak tapi datang-datang mau mengacak-acak tempat tinggal seseorang, apa itu bisa di sebut sopan, jangan salahkan kalau aku pun akan turun tangan jika kalian berdua coba nekat melanjutkan." Nyai Pamitri balas kata-kata Sobo. "Baiklah, sepertinya kamu memang sengaja menghalangi kami, kalau begitu jangan salahkan jika aku menyerangmu terlebih dahulu." Bersamaan dengan selesainya dia berkata-kata Sobo melesat ke udara, tangan kanannya jelas memb

