Melamar

1004 Kata

Meyra baru saja memasuki ruangan untuk meletakkan tas tangan di ruangannya lalu keluar. Cafe belum dibuka tapi ia ingin menjadi konsumen pertama pagi itu. Wanita itu mengangkat tangannya hingga salah satu waitress berjalan mendekat. "Kak Meyra butuh sesuatu?" "Buatkan saya lemon tea ya." "Yang dingin, Kak?" "Hangat aja. Oh, sama waffle keju, tadi saya lihat udah matang di dapur." "Siap, Kak." Itu adalah menu sarapannya hari ini. Sambil menunggu kedatangan waitress bernama Cindy, ia men-scroll official account milik cafenya. Muncul beberapa ucapan terima kasih dari konsumen dan juga pelanggan yang pernah berkunjung ke cafe itu. Selebihnya, tidak ada yang menarik. Tiga puluh menit kemudian, cafe dibuka. Orang yang pertama masuk adalah kurir paket yang mengirimkan sebuket mawar mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN