bc

Terjerat Cinta Sang Penipu

book_age18+
4
IKUTI
1K
BACA
billionaire
arrogant
badboy
billionairess
drama
city
another world
first love
lies
assistant
like
intro-logo
Uraian

Karena keadaan ekonomi yang mendesak, membuat Mandala berencana menyuruh suaminya, Daniel. Untuk menipu majikannya.

Willona Haspari, seorang wanita karir kaya raya yang hidup hanya dengan seorang nenek yang cacat.

Menurut Mandala yang merupakan asisten rumah tangga Willona. Majikannya itu memiliki sikap penurut jika kepada orang yang dicintainya. Maka Mandala bersiasat untuk membuat Willona jatuh cinta kepada Daniel.

Untungnya Daniel mau. Dia dengan senang hati membuat Willona jatuh cinta kepadanya dengan cara berpura-pura menjadi pengusaha sukses. Jika upaya Daniel berhasil, laki-laki itu akan mengambil alih sebagain hartanya untuk dinikmati bersama istri dan anaknya.

Setelah berbagai cara Daniel lakukan kepada Willona ternyata waktu menuntunnya pada sebuah perasaan cinta yang sesungguhnya. Membuatnya terpaksa harus melewati persimpangan jalan yang sulit ia pilih.

 Tetap menipu Willona atau memilih untuk mengenyam cinta bersama Willona.

 

chap-preview
Pratinjau gratis
1. Sebuah Awal Dari Rencana
“Ayah... ayah... bangun!“ Seorang anak laki-laki berseragam sekolah dasar mengguncangkan tubuh Ayahnya yang masih terbaring di atas kasur. Ayah mengeliat, mencoba membuka matanya. “Eumm... ada apa Jiran?“ “Mau minta uang saku,“ kata Jiran seraya menengadahkan telapak tangannya. Ayah menghela napas. “Kemana Ibu?“ “Sudah berangkat kerja. Aku di suruh untuk minta uang saku pada Ayah.“ “Aishhh!“ Ayah mendecak prustasi. Bukan pada Jiran anaknya tapi kepada Mandala istrinya. Wanita itu, bisa-bisanya menyuruh Jiran meminta uang saku, sudah tahu dirinya tidak bekerja. Uang dari mana! Daniel. Laki-laki yang disebut Jiran sebagai Ayah bergerak mengambil celana hitamnya yang ia gantungkan di belakang pintu. Meronggoh uang hasil pemberian temannya yang baru saja mendapatkan bonus kerja dari bosnya kemarin. Hanya setatus ribu. Sebanyak sepuluh ribu ia berikan kepada Jiran. “Cukup kan?“ Jiran mengangguk, selepas itu dia menyalimi tangan ayahnya dan berjalan keluar menyusul para kakak-kakaknya yang sudah bersiap berangkat ke sekolah. “Jihan sama Jay. Kalian sudah memiliki uang saku?“ tanya Daniel begitu ingat, anaknya yang harus ia kasih uang saku bukan hanya Jiran. “Hanya untuk ongkos berangkat aku punya Ayah. Tapi kalau untuk ongkos pulang tidak ada,“ sahut Jihan yang diangguki setuju oleh Jay disebelahnya. “Ini untuk ongkos pulang.“ Daniel memberikan uang sebesar enam puluh ribu kepada Jihan. “Untuk berdua sama Jay.“ Jihan maupun Jay sedikit tak mengira ayahnya akan memberikan uang sebanyak itu. Ongkos pulang menggunakan angkot paling hanya membutuhkan uang lima ribu. “Ini terlalu banyak Ayah,“ tutur Jay “Biarlah. Kalian beli apa yang kalian mau.“ Daniel tersenyum. Senyum yang tak ia pudarkan sebelum anak-anaknya berjalan menjauhi rumahnya. Hidup berada dikalangan bawah, memang harus berjuang demi sesuap nasi untuk hari demi harinya. Apalagi Daniel memiliki tiga orang anak yang masih bersekolah. Jay anak pertama di kelas tiga sekolah menengah. Jihan anak kedua di kelas satu sekolah menengah. Dan terakhir si bontot Jiran berada di kelas lima sekolah dasar. Tentu saja mereka masih membutuhkan biaya untuk hak mereka dalam berpendidikan. Sudah tiga bulan ini Daniel tidak bekerja. Dia di Phk dari pabrik yang sudah hampir tujuh tahun menaunginya untuk mencari nafkah. Alhasil sekarang, Daniel sulit mencari pekerjaan. Daniel beranjak menuju meja makan, membuka tudung saji yang isinya hanya nasi putih. Ada satu piring kosong, sepertinya itu bekas telur goreng yang sudah habis dilahap anak-anaknya. “Mandala tidak menyiapkan sarapan untukku?“ decaknya tak habis pikir. “Wanita itu keterlaluan. Mentang-mentang aku pengangguran, diperlakukan gampangan seperti ini.“ rutukannya kian meninggi. Daniel dengan kasar membuka kulkas, dan melihat ada satu butir telur di sana. Dengan cepat, dia menggorengnya di atas pan. --0o0-- Mandala dengan setia menyiapkan apapun yang dibutuhkan Willona Hapsari, seorang wanita karir yang kaya raya. Juga seorang neneknya yang sudah lumpuh. Setiap harinya, dari pagi hingga petang kehidupan Mandala ia habiskan berbakti pada Willona Hapsari untuk menjadi asisten di rumahnya. “Nona, saya siapkan berkas di rungan kerja Nona terlebih dahulu.“ Mandala pamit, selagi Willona menyantap sarapannya dia selalu akan beranjak menyiapkan berkas-berkas perusahaannya yang akan Willona bawa menuju kantornya. “Dalam laci meja. Ada uang. Kamu masukan ke dalam tasku ya!“ pinta Willona “Berapa banyak, Nona?“ “Suka-suka kamu lah. Kamu juga tahu sebanyak apa kebutuhanku setiap harinya.“ Mandala mengangguk. Kemudian undur diri menuju ruangan kerja majikannya. Willona adalah orang yang mempercayainya sepenuhnya. Sebab Willona merasa, Mandala orang yang sangat mengerti keadaannya dari segi manapun. Mandala tahu, apa yang jadi makanan kesukaannya setiap pagi. Bahkan Mandala tahu makanan apa yang cocok sesuai moodnya. Sesuai perintah, Mandala membuka laci dan tercengang terdapat begepok-gepok uang di sana. Otak mata uangnya menjerit-jerit. Sebagian hatinya berpikir licik. “Jika aku ambil satu gepok. Nona tidak bakalan tahu,“ katanya, lalu mengambil satu gepok uang itu dan di masukannya ke dalam saku bajunya. Setelah semuanya selesai. Mandala kembali, membawa tas Nona-nya. Willona sudah selesai sarapan dan bersiap berangkat ke kantor. “Ini tasnya, Nona. Sudah saya siapkan semua keperluan Nona.“ Willona tersenyum. “Terima kasih.“ langkahnya kemudian mengayun menuju mobil yang sudah dipersiapkan oleh supir pribadinya di luar. Mandala memandangi majikannya itu dengan tatapan penuh rencana. Willona orang yang terlalu datar untuk menjalani hidupnya. Selama Mandala bekerja dengannya, dia sering mendapati Willona kerampokan di jalan. Tapi wanita itu tidak banyak mempersalahkan, sikapnya santai. Sebab Willona berpikir, apa yang hilang karena diambil orang dia bisa dengan mudah mendapatinya lagi. --0o0-- Pada siang hari, saat nenek Willona sedang tidur siang. Mandala pergi sebentar ke rumahnya hanya untuk menemui suaminya. “Daniel!“ serunya terburu-buru Daniel menyembul di dalam kamar, dengan wajah terbingung-bingung melihat Mandala sudah pulang jam segini. “Ada apa?ada masalah?kenapa kamu sudah pulang?“ tanyanya banyak sekali. Mandala tidak menjawab satupun pertanyaan Daniel. Wanita itu malah menarik lengan suaminya, untuk duduk bersamanya di atas kursi reyot. “Aku punya rencana besar.“ Kening Daniel mengkerut. “Apa?“ “Begini. Kamu gak mau lagi kan hidup seperti ini?aku juga sama. Ayo kita sama-sama mengubah nasib. Aku yakin cara ini akan berhasil dengan mudah.“ Lagi-lagi yang bisa Daniel respon hanya sebuah kebingungan. Dia masih belum mengerti apa yang Mandala bicarakan siang-siang bolong begini. “Aku gak ngerti,“ sahut Daniel yang membuat Mandala sukses mengerlingkan matanya. “Sini biar aku jelaskan!“ Mandala menarik kepala Daniel agar dia bisa berbisik tepat di depan telinganya. Setelah itu Mandala menjelaskan apa yang menjadi tujuannya. Daniel terkejut, saat sudah mendapati penjelasan dari istrinya. Dia tak mengira jika Mandala memiliki ide yang sangat cerdik. “Kamu yakin?aku bisa menipunya dengan cinta?“ Mandala mengangguk sangat yakin. “Willona perempuan yang sedang patah hati karena ditinggalkan pacarnya mati. Itu kesempatan bagus untuk kamu menarik perhatiannya. Jika sudah begitu, kamu nikahilah dia, ambil sebagaian hartanya. Lalu pergi bersama ku ke kota lain. Aku yakin Willona tidak akan sampai mengejarmu untuk mengembalikan semua harta yang sudah kamu ambil.“ “Benar, dia akan seperti itu?“ Mandala mengangguk. “Willona orang yang punya pikiran. Apa yang diambil oleh orang lain, dia bisa akan mudah mendapatkannya lagi. Makanya dia tidak berupaya apapun ketika hartanya diambil.“ Daniel menganggukan kepalanya seraya tersenyum puas. “Bagus sekali. Itu kesempatan bagus untuk kita.“ “Makanya, ayo kita bekerja sama.“

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Kali kedua

read
220.8K
bc

TERNODA

read
201.0K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
21.6K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
192.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.7K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
33.0K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
83.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook