Obsesi

1647 Kata

Perlahan, Inayah membuka mata. Untuk sesaat, ia mengalami disorientasi. Ia mengerjap dan mengerjap, mengumpulkan kesadaran sepenuhnya. Melihat sekitar, ia sadar ia berada di tempat asing. Kemudian ia bangun, duduk di atas ranjang king size yang tadi menjadi tempat tidurnya. Kembali melihat sekelilingnya, ia yakin ia berada di sebuah kamar, kamar yang cukup luas dengan satu ranjang king size, satu lemari pakaian, satu etalase yang di atasnya terdapat barang-barang unik, satu sofa panjang untuk tiga orang, dan satu meja kecil berbentuk bundar. Semuanya tertata rapi. Sangat rapi malah, teratur dan bersih. Kepalanya berdenyut, merasakan pusing yang teramat. Dalam hati, ia bertanya-tanya bagaimana bisa ia berada di tempat ini. Lalu ia mencoba mengingat kembali apa yang terjadi sebelumnya. Si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN