Setiap kali terbangun dan membuka mata di pagi hari, Ayesha melihat salah satu keindahan yang lebih indah dari pelangi. Atau mungkin ia adalah pelangi yang telah Tuhan kirim padanya. Ia selalu bangun lebih awal dan menatap wajah tidur Ilham, dan saat kumandang azan Subuh terdengar, ia membangunkannya. Mengajaknya salat dan tilawah bersama. Selain di sepertiga malam, udara Subuh termasuk paling nyaman untuk bertilawah. Setelah itu, Ayesha akan pergi ke dapur untuk memasak dan Ilham pergi mandi. Kadang, Ilham hanya duduk untuk melihatnya memasak. Ayesha tak mengerti apanya yang menarik dari hal itu. Lalu mereka akan sarapan bersama sebelum sama-sama berangkat bekerja. Ayesha pun mengambilkan nasi dan lauk untuk Ilham. Setelah Ilham memimpin doa, mereka pun makan bersama. Salah satu hal ya

