Happy Reading .... . . . Kallan kembali ke rumah, selepas mengantarkan Ella pulang. Ia berjalan dengan malas, karena harus melihat Al yang sedang duduk santai di salah satu sofa yang ada di ruang tamu. Tampak jelas lirikan tajam lelaki itu seperti menusuk jauh ke dalam mata Kallan. Tak ingin ambil pusing, Kallan pun terus melangkah dan mengabaikan kehadiran sang kakak. "Kenapa kau tidak mau jujur saja? Katakan! Apa yang kau rencanakan dengan perempuan itu?" Langkah kaki Kallan terhenti, manakala suara Alindra menggema melontarkan tanya. "Aku sudah katakan semua yang ingin Kakak tahu. Aku tidak ada keterkaitan apapun dengan Ella. Aku hanya orang yang kebetulan mengetahui rahasia keluarganya. Dan kalau belakangan ini aku sering bertemu dengannya, itu karena ibunya sedang sakit. Dan a

