Selamat membaca .... . . . Berdiri dibawah guyuran air membuat kepala Alindra sejenak merasa sejuk dan dingin. Lelah sekali rasanya waktu yang ia lalui. Inginnya bisa berbagi dengan sang istri, akan tetapi bayangan saat ia merengkuh tubuh pria lain sungguh tak kunjung hilang dan terus menerus menghantui. Setelah cukup puas membersihkan diri, tubuh terasa lebih segar dibanding sebelumnya. Al melangkahkan kaki keluar dari kamar mandi. Dapat ia lihat satu setel pakaian tersusun rapi di atas tempat tidur. Nentranya awas mencari seseorang yang sebenarnya sudah ia ketahui dengan pasti. Tetapi, sosok tak nampak sama sekali. Beralih ke arah balkon, dengan hanya mengenakan bathrobe, Alindra berdiri melihat pemandangan sore hari yang indah dengan warna jingga mendominasi. Terdengar derit pin

