Selamat membaca .... . . . "Tidak usah berlagak bodoh! Kau senang kan akan bertemu dengan Kallan?" Al menarik satu sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman miring. Sementara itu, Gita hanya memaku dan tak tahu harus berkata apa. Suaminya ternyata telah mengetahui kalau dirinya dan Kallan saling mengenal, bahkan pernah menjalin suatu hubungan. Tapi, dari mana dia tahu? Apakah Kallan yang memberitahukannya? Dan, sejak kapan? Apa sejak hari pernikahan? Wanita berusia 22 tahun itu menggeleng, membantah tuduhan Al. "Kenapa? Kamu ingin menampik semua itu? Aku benar bukan? Ternyata aku adalah jembatan untuk pertemuan kalian. Sangat mengharukan!" Lelaki itu tertawa hambar. Setiap kata yang ia lontarkan sarat akan cemoohan. "Kakak tahu dari mana?" cicit Gita, nyaris tak terdengar. "Aku mel

