Part 23

1595 Kata

Happy reading .... . . . Hanya dalam waktu satu jam saja, rumah lama Gita sudah didatangi banyak pelayad. Semua orang menyalami seraya menggumamkan ungkapan duka cita. Gita sudah pulang lebih dulu bersama Tisha. Sedangkan jenazah sang ayah tengah diurus oleh Zack dan Alindra. Sementara itu, Kallan mendapat mandat dari sang kakek untuk menyiapkan pemakaman. Hal itu dilakukan selain untuk memperlancar seluruh rangkaian prosesi pemakaman, juga sengaja agar Al dan Kallan tak saling berhadapan, yang mungkin dapat memicu perseteruan. "Sayang, Oma turut berduka cita," ucap istri dari Hendrawan memeluk Gita. "Terima kasih, Oma." Gita menjawab dengan lantang. Perempuan itu duduk bersisian dengan Tisha yang justru tak berhenti menangis karena melihat ketegaran Gita. Sejak di dokter mengab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN