Part 19

2101 Kata

Happy reading ... . . . "Aku ... Aku mencintai Gita." Sejurus itu tubuh Zack menegang. Ia membeku mendengar kalimat yang terucap dari bibir putranya. "Jangan salah paham dulu, Pa. Aku akan jelaskan semuanya." Kallan, coba menenangkan sang ayah, agar tak terburu-buru menyimpulkan sesuatu tentang dirinya dan Gita. "Jelaskan!" Satu kata yang menyatakan sebuah perintah. Kalla menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian menghembuskan secara perlahan. Ia redam gemuruh dalam dadanya. Ada rasa cemas dan takut ketika ia harus mengungkap segalanya. "Berjanjilah untuk merahasiakan apa yang akan kuungkapkan. Terutama dari Mama. Aku tidak ingin Mama bersedih lagi." Kallan mencoba bernegosiasi dengan sang ayah. Zack yang terlanjur penasaran segera menganggukkan kepala. Ia pun sudah mulai kha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN