Happy reading .... . . . Al membuka pintu unit Apartemen dengan mengendap-endap. Sengaja melakukan itu untuk mengejutkan istrinya yang ia yakin tengah memasak. Karena, sejak ia baru masuk, aroma bumbu sudah menguar hingga ke ruang depan. Benar saja, wanita ayu itu sedang berkutat dengan spatula dan penggorengan. Senandung kecil pun terdengar dari bibir mungilnya. Membuat Al terkekeh geli mendengarnya. "Nyanyi apa, sih?" Al menyelusupkan kedua tangan di pinggang Gita. Sehingga perempuan itu terjingkat kaget. "Huh ... Kebiasaan deh, ngagetin gitu." Gita memukul lengan suaminya. Namun begitu, bibirnya tetap menyunggingkan senyum. Tentunya ia bahagia mendapat perlakuan manis Al. Pria itu semakin hari semakin banyak perhatian dan kasih sayang. Tidak ada lagi kemarahan yang dulu sering i

