Happy reading .... . . . Senja yang jingga tampak indah menghiasi cakrawala. Terik sinar mentari sore menghantarkan rasa hangat hingga menembus kulit. Namun, berbeda dengan dengan dua hati yang tengah saling berhadapan itu. Keduanya terasa dingin dan nyaris membeku. Setelah beradu argumen panjang, Ella akhirnya setuju untuk bicara berdua dengan Kallan. Tapi sebelum itu, Ella ingin menyelesaikan seluruh pekerjaannya terlebih dahulu. Hingga akhirnya mereka sepakat bertemu sore hari. Sore itu Kallan pun menjemput Ella di depan resto ayam goreng cepat saji, tempat Ella bekerja. Sengaja dia melakukan itu karena, khawatir Ella akan mangkir dari janji dan memilih pergi. Di sini lah Ella dan Kallan berada. Duduk berhadapan di bangku taman yang di tengah-tengahnya terdapat meja bulat terbuat

