Part 46

2120 Kata

Happy reading .... . . . Menatap deretan angka di layar ponsel, Gita sekuat tenaga menahan perasaan yang tiba-tiba bergejolak. Ada sesuatu yang harus ia pastikan. Setelah merasa cukup beberapa hari ini ia berpikir, akhirnya Gita meyakinkan diri menghubungi sang mama. Nada sambung itu sungguh membuat jantung Gita berdebar kencang. Entah bagaimana dirinya memulai pembicaraan, sungguh Gita hanya sedang berusaha menguatkan keputusannya. Waktu pagi di dalam negeri, setidaknya di sana adalah tengah hari. Gita harap sang ibu dapat dihubungi. Gita menyesal karena, tak pernah tertarik untuk memiliki kontak pribadi ibunya. Dia telah egois selama ini. Bahkan terlalu angkuh pada diri sendiri. Seharusnya walau belum ada niat untuk menghubungi, Gita tetap menyimpan segala akses komunikasi dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN