Part 47

1474 Kata

Happy reading .... . . . Untuk beberapa saat, Ella begitu sulit bernapas. Pasokan udara serasa habis tak bersisa. Hingga kemudian, ia sadar dan teringat kalau Kallan tidak seperti Al yang serius saat mengatakan sesuatu. Sejenak matanya terpejam, meyakinkan hati kalau yang diucapkan Kallan hanya candaan. "Gak lucu," ketus Gita, lantas merealisasikan niatnya untuk bergegas pergi. Namun kenyataannya, Kallan malah mengejar. Ia bahkan sengaja berlari terlebih dahulu agar dapat menghadang langkah Ella. Kallan berdiri di depan akses keluar masuk cafe. "Kal, waktu istirahatku sudah habis," desis Ella. "Aku harus balik kerja lagi." Ella sengaja mengingatkan Kallan kalau dirinya hanya seorang karyawan. "Kamu belum jawab, El," desak Kallan. "Jawab apa? Memangnya kamu ngasih aku pertanyaan?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN