Happy reading .... . . . "Ma ...." Gita memanggil lirih. Yang dipanggil pun menoleh seketika. Tetapi, tak menjawab apa-apa. "Ma, jujur Gita tak enak banget lihat hubungan Mama sama Papa sekarang. Gita merasa bersalah." Gita berujar pelan, sambil tertunduk sedikit dalam. "Kenapa harus tidak enak? Ini tak ada hubungannya dengan kamu," sahut Tisha, sambil menata masakan yang sudah matang di atas piring saji. Ingin rasanya Gita mendebat ibu mertuanya, tetapi situasi saat ini sedang kurang baik. Sehingga mengharuskan Gita untuk bisa menempatkan diri pada masa-masa seperti sekarang ini. "Em ... Ma, kemarin Gita sama Kak Al udah sepakat mau tinggal di Apartemen—" Trang ...! Bunyi spatula yang beradu dengan penggorengan cukup untuk membuat beberapa orang terjingkat dan mengelus d**a yan

