Part 59

2022 Kata

Gita meremas tangan suaminya, ketika seorang perempuan dengan perut buncit memasuki ruang periksa dokter kandungan. Bukan apa-apa, pasalnya setelah nomor antrian wanita itu akan tiba gilirannya. Meski tanda-tanda kehamilan sudah tampak nyata, tetap saja Gita khawatir hasil pemeriksaan dokter nanti membuatnya kecewa. "Tangan kamu dingin sekali, Sayang," ujar Al, membalas dengan menggenggam jemari Gita. "Aku deg-degan, Kak," tutur Gita, dengan raut menegang seolah akan menghadapi sebuah persidangan. "Kamu tenang saja. Semua pasti baik-baik saja." Al mengusap tangan Gita agar dapat lebih tenang. "Aku takut hasilnya tidak sesuai, Kak—" Secepat kilat Al meletakan jari telunjuknya di bibir Gita. Memberi tanda agar Gita berhenti bicara. "Jangan berpikir yang aneh-aneh. Apapun hasilnya nanti,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN