“Wa, ini Bibi bawain Bandeng Presto, Lumpia, eum.... terus apa lagi ya?” tanya Bi Elen sambil membuka bungkus yang ia bawa namun pada akhirnya ia lupa dengan nama-namanya. “Pokoknya ini oleh-oleh khas Semarang!” Anwa yang melihat itu tersenyum lebar, ia juga antusias melihat oleh-oleh yang dibawa oleh Bi Elen yang baru saja sampai di rumah siang ini. Semuanya terlihat enak, ia jadi tak sabar mencicipi semuanya. “Bibi juga dibawa jalan-jalan, Wa. Seru banget!” cerita Bi Elen dengan wajah bahagia. “Oh, iya, Bibi juga beli ini.” Bi Elen dengan cepat membuka bungkus plastik yang cukup besar. “Ini untuk Mas kecil, Bibi lihat kayaknya lucu untuk Ray,” ujarnya sambil memberikan sebuah baju ukuran tubuh Ray dengan gambar tugu hiu dan buaya. “Bibi juga beli ini untuk kamu, Wa,” kata Bi Elen lag

