Part 45

1766 Kata

“Ayah enggak kerja?” Rayyan yang baru saja turun dari lantai atas, sudah mengenakan seragam sekolah dengan rapi bertanya ketika melihat Ayahnya yang sudah duduk di kursi meja makan tanpa mengenakan pakaian kantor seperti biasa. “Ayah libur dong,” goda Ansell sambil terkekeh membuat Rayyan yang mendengarnya memajukan bibir. “Ray juga pengen libur,” ucap anak laki-laki itu terdengar lesu membuat Anwa yang baru saja datang dari dapur membawa piring tersenyum geli. “Ayah,” panggil Ray. “Beli sekolah Ray dong,” pinta bocah itu membuat Ansell mengerutkan dahinya. “Kenapa?” “Kalo sekolahnya punya Ray, bisa bebas libur dong, kayak Ayah yang punya perusahaan sendiri,” ujarnya cerdas membuat Ansell yang mendengarkannya tergelak. Anwa tersenyum mendengarnya, wanita itu lalu berjalan menghampiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN