“Sebenarnya gue capek nemenin lo ke nikahan orang mulu. Orang-orang sering mandang kita aneh karena selalu datang berdua. Mereka pikir kita laki-laki nggak normal,” cecar Dio yang sedang duduk di sebelah kemudi Rain. “Itu bagus. Seenggaknya gue nggak akan dikerubuni sama wanita-wanita gila yang ada di sana,” jawab Rain sembarangan. “Emang kagak waras,” celetuk Dio memandang sepupunya ngeri. “Lo bisa ajak Aqilla ke nikahannya teman lo itu. Hitung-hitung jagain anak.” “Ogah! Bukannya jagain, gue malah ribet sendiri. Atau lo mau gantiin posisi gue, Yo?” “Nggak!” “Maka dari itu lo diem aja. Masih untung gue ajak makan gratis. Mana gue yang bayarin pula,” jelas Rain yang membuat Dio tertawa ringan. “Segala di dunia ini memang tidak ada yang pernah gratis,” sembur Dio yang disetujui oleh R

