Part 72

1499 Kata

“Saya yang punya hak di rumah ini. Anda tidak bisa seenaknya menarik istri saya untuk pergi!” cakap Naresh dengan lantang. Setelah Abiraka pergi dari ruangan, Naresh yang ditahan oleh Sekar dan ibunya pun memberontak. Dia mengejar Abiraka dan tentunya menarik Daiva ke dalam pelukannya. Walaupun terus berontak, Naresh tetap mempertahankan wanita yang dia sayang di dalam pelukannya. “Saya tidak mengizinkan dia untuk pergi dari rumah ini. Saya suaminya dan saya yang harus menjaganya.” Abiraka yang mendengar ucapan itu pun merasa jengkel. Dia melihat sendiri betapa egoisnya Naresh yang menahan adiknya sementara Daiva sudah berontak sejak tadi. Apa dia pikir ini baik-baik saja? Sepertinya tidak. Daiva tidak bisa dibilang baik-baik saja apalagi dengan mata yang mulai basah. “Ini apa-apaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN