34. Asya di goda

889 Kata

ASYA membaringkan tubuhnya untuk menenangkan pikirannya. Lagi dan lagi ia di ambang cemburu. Sepenting itukah sampai Fano memberi Tasya kado, dan itu kalung pula? Astaga, Asya benar-benar cemburu. Ia menyembunyikan wajahnya di balik bantal sembari mencak-mencak tidak jelas. Fano saat ini tengah sibuk mengerjakan tugas di ruang tamu. Bagus deh, jadi ia tidak melihat dirinya yang sedang dalam keadaan yang tidak jelas ini. "Huft!" Asya melempar bantalnya sembarangan. Lalu ia mengubah posisinya kini menjadi duduk karna suara notif ponselnya. Ada DM dari Tasya. Leanorstasya P Dengan segera Asya membalasnya. Iya? Tak menunggu lama, akhirnya Tasya mengetik. Leanorstasya Hm, besok dateng ke ultah gue. Sama Fano ok. Asya mendengus pelan. Nggak jelas! Dalam hatinya berucap. Bagaimana tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN