ALEX melangkahkan kakinya santai memasuki pekarangan rumahnya. Rasanya hari ini benar benar melelahkan, ia butuh memejamkan matanya sekiranya 1 jam lebih untuk menenangkan dirinya. Langkahnya terhenti pada saat melihat ibunya berjalan seraya menyeret koper di sampingnya. "Mama mau kemana?" Pertanyaan Alex membuat langkah Sera terhenti, ia menatap anaknya intens lalu menunduk tak kuasa menahan tangisnya. Sial! ada apa lagi ini?! "Maafin Mama, Lex..." ucap Sera sembari menahan tangisnya, lalu ia menghampiri Alex yang masih terdiam dengan raut datar. "Mama nggak bisa di sini, Mama harus pergi," lanjut Sera lalu mengusap sisa air matanya. Alex berdecih sembari tertawa sinis. "Mama mau ninggalin Alex di sini sendiri? Bahkan disini Alex bukan siapa-siapa, Ma. Alex pantas tinggal di sini jug

