Malam Pertama Nayara...

1827 Kata

Jalanan itu terlihat sepi, hampa, tidak ada seorang pun di sana. Hanya Nayara yang seakan berjalan seorang diri. Lorong yang terlihat tak berujung dan seluruh warnanya menjadi putih. Di mana ia? “ Halo.. ada orang di sini?” Teriaknya bingung. Bagaimana tidak bingung, tadi dia berada di kamar, mencoba menelefon Farzan, tapi tiba tiba kepalanya pusing. Dan ia berada di sini. Ditempat antah berantah tak berujung ini. Lalu dalam bingungnya tiba tiba... “ Nayara.” Gadis itu menoleh, wajahnya berbinar melihat siapa yang saat ini berdiri di belakangnya. “ Kak Vendra.” Serunya kemudian memeluk sosok itu Dingin? Kenapa tubuh Vendra begitu dingin? “ Kakak sakit? Kakak ke mana saja? Aku mencari kakak ke sana ke mari. Aku cemas.” Nayara menyeka air matanya “ Bangunlah Nara! Kau tidak boleh be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN