Sesuatu yang sudah diselesaikan bisa jadi keringanan yang melegakan. Sama seperti dahaga yang hilang setelah minum. UN yang selalu diantisipasi itu akhirnya selesai. Hening berlalu disambut dengan riuh gempita. Rencana demi rencana bakal direalisasikan. Contohnya dengan pergi makan bareng, coret-coretan seragam dan berfoto bersama. Rancangan ini sudah matang. Hampir semua kelas merencanakannya. Mereka yang pergi cenderung siswa yang punya teman banyak. Bagi si penyendiri, biasanya langsung pulang. Merasa bahwa tak akan ada yang peduli. Guru bersikap tegas untuk masalah corat-coret baju. Itu adalah tindakan bodoh yang sering diomongin di media sosial. Netizen yang merasa dirinya benar tentu langsung memberi penghinaan. Penghinaan itu malah menunjukkan kalau mereka belum layak memberi wejan

