Penasaran

1592 Kata

Tigor memaki dalam hati begitu Agha dan Radjini pergi meninggalkan kantornya. Penyesalan pun datang karena dirinya membantu Devan sekarang agencynya terancam gulung tikar. Namun mau bagaimana lagi, seperti pepatah nasi sudah menjadi bubur atau sudah basah berenang sekalian. Entah mana yang lebih tepat. Rasanya kepala Tigor sudah mau pecah. Menghadapi langsung Agha tidak pernah ada dalam benak Tigor. Semua orang sudah banyak yang tahu speak terjang pria itu. Walau perusahaan perhotelan dan propertynya maju dengan pesat. Pria itu masih sangat misterius dan memiliki usaha lain yang bahkan keluarganya tidak tahu. Tigor ingin mengembangkan bisnis dalam sekuriti agent tapi untuk bertemu dengan Agha langsung saja masih enggan karena ada Edgar Berto sebagai partner pria itu. Bukti pria itu bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN