Pertanyaan Radjini sudah diujung lidah tetapi kembali terinterupsi dengan ponselnya yang berdering ia lalu melirik pada Agha. Namun setelah mereka duduk berhadapan saat ini, pria itu tampak sedang fokus dengan ponselnya sendiri. “Siapa ya, kok, nggak ada namanya.” Radjini berkata sendiri. Radjini mengernyit heran pada nomor asing yang kini terpampang di layarnya. Ia masih berpikir menduga-duga siapa yang sekarang menghubunginya tetapi lagi-lagi kini ponselnya sudah kembali berpindah tangan. "Eh! Pak?! Jangan main rebut terus dong. Ini jadi kaget,” ujarnya tangannya terlihat bergetar saat berusaha kembali meraih ponselnya yang ditangan Agha. Agha langsung memilih tombol hijau dan begitu terdengar suara perempuan. Agha lalu mengembalikan ponsel dengan pengeras suara yang sudah diaktifkan

