ALAMAT PALSU

1264 Kata

“Benar.” Radjini yang merasa tidak puas dengan jawaban Agha kembali bertanya, “Punya bukti?” “Punya. Buku pernikahan kita ada di rumah.” Ucapan Agha membuat Radjini lega. Tetapi bukan lega karena buku pernikahan itu di rumah tapi karena untung ia tidak jadi diajak ke rumah pria itu. Radjini rasanya belum siap kembali ke rumah pria asing itu. “Ini nggak mau pulang ke rumah.” Rupanya apa yang ia pikirkan tercetus begitu saja. Agha diam tak langsung menjawab, menunggu menu yang mereka pesan selesai disajikan terlebih dahulu. Pelayan mereka berganti rupanya, pelayan pria sebelumnya tak berani muncul di hadapan Agha. “Aku memang tidak akan membawamu ke rumahku.” “Sungguh?” Antara bingung dan senang dalam waktu bersamaan tetapi kenapa hatinya merasa kecewa?’ “Iya. Aku tidak akan memaksa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN