Tak ada yang lebih mengejutkan siang ini saat Aryo datang dengan sepasang suami istri bersamanya. Kini, wanita setengah baya itu tengah memeluk dengan erat tubuh Jinan yang terdiam di tempatnya. Wanita itu menangis di pelukan Jinan seraya mengusap punggungnya. Sedangkan, suami si wanita itu tampak mengusap sedikit air mata yang jatuh di wajahnya. Lalu, tangannya pun ikut mengelus surai hitam milik Jinan. “Hasya … Hasyanya Mama … astaga … ini kamu beneran,” ucap wanita itu seraya menangis terisak. “Mama kangen, sayang … Mama kangen kamu.” Jinan tampak kebingungan, ia menatap ke arah suaminya yang kini juga tengah menatapnya. Pria itu tersenyum simpul membuat Jinan menghela napasnya pelan. Lalu, dengan perlahan, kedua tangannya terangkat untuk mengelus punggung wanita yang mengaku sebagai

