Nasi Basi untuk Keluarga Bunga

1199 Kata

Pak Tio ingin segera menutup pintu rumahnya. Namun, Bibi menahannya dan menanyakan mengapa sikap Pak Tio berubah. "Ada apa ya, Pak? Apa saya berbuat salah? Saya Ini pengasuh Bunga yang kemarin pingsan di sini," kata Bibi. "Ya, aku masih mengingatnya. Bukan hanya wajahmu yang masih ku ingat, tapi perkataanmu dengan sopir itu juga masih ku ingat." Bibi terperanjat, ia tak percaya percakapannya dengan sopir keluarga Bunga ternyata di dengar oleh Pak Tio. "Bukan begitu, maksud saya ...." ucapan Bibi terpotong. "Lalu apa maksud Anda datang kemari? Bukan ingin memberikan makanan lagi bukan? Dan asal Anda tahu saja, satu kantong plastik makanan yang ada berikan sama sekali tidak kami sentuh. Apa kau ingin membawanya? Ambillah! Masih ada di tong sampah belakang," tukas Pak Tio. "Tidak, Pak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN