Tawaran Emas untuk Vano

2011 Kata

Vano berbalik dan pergi meninggalkan kedua orang tua Bunga serta pengasuhnya yang masih berdiri di depan ruang ICU itu. Vano sama sekali tidak ingin menoleh lagi ke belakang meski ia mendengar suara Ibu Bunga menghentikannya. Karena sudah terlanjur kecewa, niat baiknya untuk menjenguk Bunga ternyata disambut dengan sebuah hinaan yang didengar langsung oleh Vano. Mulut Ayah Vano yang mengaku sebagai orang kaya namun miskin perasaannya. Vano sangat tidak menyukai orang-orang seperti mereka. Pantas saja Pak Tio dan Bu Wati melarang Vano untuk menjenguk Bunga karena mereka memang sempat mendengar obrolan pengasuh dan sopir keluarga Bunga saat itu yang mungkin sama-sama menusuk seperti perkataan ayah Bunga tadi. Vano tersenyum lega karena telah mengembalikan makanan dari Bibi. Meskipun makan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN