"Joe ... lepaskan aku. Kita tidak bisa begini," ucap Berliana di tengah pergumulan batinnya. "Aku tak peduli." Setelah mengatakan itu, Jonathan kembali melumat bibir Berliana. Menciptakan udara panas di antara keduanya. 'Tapi ingat satu hal, jaga diri kamu baik-baik. Jangan terlalu percaya sama orang lain, apalagi sama laki-laki.' Berliana terhenyak saat teringat akan ucapan Juniawan sebelumnya. Suara sang ayah yang perlahan mengecil kini terasa menggema di dalam benaknya. Menarik kesadarannya yang sempat terbuai akan sentuhan Jonathan. Dia memukuli punggung Jonathan bertubi-tubi, dengan harapan pria itu akan menghentikan aksinya. Namun ternyata bagi pria itu, pukulan Berliana seperti menggelitik punggungnya. Rasa putus asa kian menghampiri Berliana, tak tahu harus berbuat apa dalam

