10. Terjebak Lagi

1084 Kata

"Liana ... kamu hamil anaknya Oliver 'kan? Makanya kamu mau dengannya?" Berliana hanya dapat ternganga saat mendengar pertanyaan Juniawan. Rasa tegang yang tadi dia rasakan kini menguap begitu saja. "Hamil? Anaknya Oliver?" ulang Berliana yang masih menampilkan ekspresi bingung. "Iya. Kamu hamil 'kan? Cepat katakan sama Papa," ucap Juniawan setengah mendesak. "Siapa yang hamil? Papa ini punya pikiran itu dari mana, sih?" tanya Berliana yang seketika merasa lelah. Juniawan menatap putrinya dengan pandangan sulit dijelaskan. Campuran antara khawatir, bingung dan marah. "Jadi kamu nggak hamil? Astaga ... Berliana, Papa minta maaf karena berpikir yang tidak-tidak sama kamu. Seharusnya Papa percaya kalau kamu nggak akan berbuat yang macam-macam." Jantung Berliana seperti dihantam batu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN