42. Bukan Sekadar Wartawan Gosip

1053 Kata

"Ver. Kalau khawatir, lo bisa jemput Liana besok pagi." Suara Fiona menyadarkan Oliver dari lamumannya, dia menoleh dan tersenyum tipis kepada sang kakak. "Oke. Besok pagi gua jemput dia," gumam Oliver akhirnya, seperti membuat janji pada dirinya sendiri. Fiona mengangguk puas. "Lo harus sabar dalam menghadapi Liana, Ver. Buat dia yakin kalau dia itu berharga." Oliver menghela napas panjang, meskipun terasa berat dia harus melakukan ini demi Berliana. "Iya, Fi. Gua akan melakukan yang gua bisa untuk Liana." "Ini baru Oliver yang gua kenal. Ah iya ... hampir lupa, gua besok mau ke Swiss, ada tugas dari kantor. Jadi gua mau tidur dulu sebentar sebelum jalan ke bandara jam 3 pagi." Oliver mengerutkan dahi setelah mendengarnya. "Fi ... gua bingung sama kantor lo, deh. 'Kan lo wartawan gos

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN