Darrel memberikan surat cerai ke hadapan Maya. Maya yang baru saja selesai makan siang, dibuat kaget bukan main akan sikap Darrell yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Ini belum enam bulan sesuai yang direncanakan Dahlia. Ini masih tiga bulan, dan rasanya ini terlalu cepat. Maya sendiri masih belum sanggup kehilangan Darrel. Ditambah lagi Maya sendiri masih belum berencana untuk menjalankan misinya menemui Naya dalam waktu dekat. Darrel tampak yakin di hadapan Maya. Dia menatap Maya tak lepas, seakan ingin mengintimidasi nya tanpa ampun. Dia benar-benar muak dengan semua sikap Maya selama pernikahan. Perhatiannya yang sharusnya membuat Darrel bisa menerima kehadirannya bahkan bisa mencintainya, malah semakin membuatnya gerah bukan main. Maya bukan tidak cantik, dia sangat cantik.

