55. Penjara dan rahasia keluarga

3109 Kata

Warning! Bukan adegan dewasa, tapi mengandung kata-k********r. Sekian. "Minta maaf juga sama om Rister Gustiwana," celetuk Andra. "S-siapa lagi itu?" tanya Melody kepada Andra. "Tanya sama ayah lo biar lebih jelas. Suruh dia jelaskan semua perlakuan b***t dan bangsatnya." "Ndra!" tegur Anggara. "Nggak usah kurang ajar juga sama ayah gua." "Ayah Hadi, pembunuh om Rister dan p*******a mamah Hera!" teriak Adela. "Mereka berdua hidup sengsara dan mati ditangan lelaki b***t itu! Sementara dia sekarang? Hidup dengan enaknya tanpa merasa berdosa sama sekali atas perbuatannya!" "Gua benci sama lelaki tua itu! Kenapa dia tidak ikut mati saja bersama ibu saat itu?! Biadab! Neraka pantas untuk orang seperti kamu!" lanjut Adela. Semua urat dileher dan dahinya menonjol menandakan gadis itu sanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN