MISTER?

2400 Kata

Surabaya, seperti biasanya terasa panas, tapi Rin bertekad untuk menjalani kehidupannya yang baru di sini. Karena bagaimanapun, dia ingin melupakan segalanya. Di Juanda, Wisnu telah menunggunya karena sejak semalam dia memang telah menghubungi kakaknya itu. “Kedatangan kamu sepertinya tak biasa, Rin?” Wisnu langsung menodong Rin dengan pertanyaan, begitu mereka keluar dari bandara dengan mengendarai mobil kantor Dia memang yang paling lugas, tak ingin memendam sesuatu yang hanya akan membebani pikirannya. “Apa aku harus menjawab sekarang?” tanya Rin sendu. “Setidaknya kau berjanji pada kakak, kapan kamu akan memberi kakak penjelasan.” “Jangan khawatir, aku akan bercerita nanti.” Wisnu mengangguk. Teriknya siang ini membuat suasana semakin gerah. Wisnu segera membawa Rin ke rumahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN