SURAT GUGATAN

1890 Kata

Tangan Rin menutup mulutnya sendiri yang ternganga penuh rasa terkejut. Dia menggeleng pelan dengan air mata yang nyaris runtuh. Desy dan Sam yang mengetahu hal itu, bingung tak tahu harus berbuat apa. Tak mungkin mereka mencegah Rin melihat, karena keduanya terlanjur menyaksikan live show Romi dan seorang perempuan, yang, oke ... memang perempuan itu sangat cantik. Tanpa berpikir panjang, Rin bergegas melangkah sambil berlari meninggalkan Desy, Sam, dan juga Romi dan perempuan itu yang memang tak jauh dari mereka. “Mbak Rin!!!” Desy berteriak memanggil Rin. Dia menatap bingung pada Sam, seolah bertanya, bagaimana ini? Dan Sam yang kebingungan akhirnya memutuskan untuk mengejar Rin. Sementara Desy ikut mengejar. Sementara laki-laki yang sedang berciuman itu, Romi, seperti tersentak men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN