Orang yang baru masuk itu hanya geleng kepala. “Kalian berdua, harap ke ruangan saya!” orang itu yang ternyata Pak Chandra, memberi keduanya perintah. Sebelum Rin dan Romi bertanya, Pak Chandra langsung keluar lagi dari ruangan Romi. Tinggal Romi dan Rin terpaku berdua masih dengan keterkejutan yang sama. “Bibirmu sangat manis, dan pedasnya semakin membuatku tak ingin berbagi. Apalagi dengan Mr. Alex-mu itu,” kata Romi sarkastis, berbisik ngeri di dekat telinga Rin, membuat perempuan muda itu bergidik. Sebelum Rin menyadari, Romi berlalu begitu saja menuju ruangan Pak Chandra meninggalkan Rin yang masih termangu dengan kejadian barusan. ‘Dasar boss sinting!’ Rin mengutuk dengan tubuh masih terasa lemas, keluar dari ruangan Romi menuju ke ruangan Pak Chandra. Rin berdebar. Dipecatkah

