Terkejut

2005 Kata

Fanin mengusap-usap rambutnya yang basah. Di depannya ada Abidzar yang sedang menyisir rambut seraya bercermin. Senyum pria itu mengembang ketika melihat Fanin keluar dari kamar mandi. "Kamu udah gak haid?" tanya Abidzar. Fanin tersenyum seraya mengangguk. "Aku kalo haid gak lama, Mas. Kebetulan banget ya pas kita mau berangkat bulan madu," Abidzar juga ikut tersenyum. Ia mendudukkan Fanin di kursi depan cermin. Segala make up yang Fanin beli 2 hari yang lalu telah tertata rapi di meja rias itu. "Kamu pakai make up ya. Mas yang keringin rambut kamu," kata Abidzar. Fanin mengangguk, ia membiarkan Abidzar menggosok-gosok rambutnya mengenakan handuk yang tadi ia bawa dari kamar mandi. Fanin sangat senang, setelah kejadian 2 hari yang lalu, Novi tak lagi menghubungi Abidzar. Abinya pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN