Hari pertama Lizy mengundurkan diri, ia melangkahkan kakinya di kantor. Dengan penampilan yang tak biasanya. Ketika ia keluar dari mobil dibantu sopir yang membukakan pintu mobil untuknya, semua mata berpusat padanya. Ketika ia menginjakkan kakinya di lobi, semua orang terpaku dan menundukkan kepala mereka dengan hormat. Dengan dress selutut dan shoulder off, mengenakan jaket jeans dan ankle boot, ia juga menenteng handbag branded. Penampilannya yang terlihat berkelas dan anggun, membuat semua orang terpana. Adapun para karyawan perempuan yang berbisik-bisik tak suka padanya. “Dasar gadis kampung, begitu mendapat suami tampan ia lupa diri dengan asalnya,” bisikan karyawan perempuan pun terdengar. “Penampilannya sangat kampungan,” bisik yang lainnya. Lizy hanya menghela napasnya dengan

