Chapter 24

1773 Kata

“Bagaimana aku harus bertemu Calvin. Aku merasa tak nyaman,” gumam Lizy. Gadis itu sedang berdiri di depan wastafel, di toilet kantornya. Ia mengulas lipstiknya dan menyisir rambutnya. Sebelum keluar, Lizy juga membenarkan pakaiannya. Ia hanya mengenakan rok midi dengan blouse yang tertutup, karena permintaan Lukas, agar dirinya berpakaian rapi. Saat Lizy melangkah keluar, ia terkejut mendapati seseorang sedang berdiri di samping pintu toilet. Menatapnya dengan dalam dan tajam. “Kau mengejutkanku saja,” gerutu Lizy. “Kau sedang apa disini?” tanya Lizy. “Menunggumu,” bisiknya Lukas. Pria tampan itu melangkah maju, membuat Lizy mundur dan menatapnya tak mengerti. Lukas maju lagi, dan Lizy mundur semakin ke dalam toilet. Karena ini jam kantor, tak ada karyawan yang berkeliaran di sekitar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN