Chapter 23

1390 Kata

“Apa ini kencan kita?” tanya Lizy seraya menatap Lukas. “Ya, kurasa berkencan sebelum menikah tidak masalah,” balas Lukas. Lizy melebarkan senyumannya, sedangkan Lukas mendekati Lizy dan meraih tangannya. Menggenggam tangan gadis itu dan mengajaknya berjalan mendekati kapal boat. Kini mereka berada di dermaga, dimana kapal boat dan kapal pesiar mewah berlabuh. Dahi Lizy mengerut dalam saat melihat kapal-kapal mewah dan indah berlabuh di tempat itu. Ia tak percaya jika Lukas akan mengajaknya menaiki salah satunya. Apa Lukas menyiapkan ini semua demi aku? Oh Ya Tuhan, aku bahkan lebih beruntung dari gadis di novel. Gumam Lizy dalam hati. “Sebentar lagi petang, apa kau tak akan dicari anakmu?” tanya Lizy lagi. Lukas menoleh, ia semakin mengeratkan genggamannya di tangan Lizy. Bibir seks

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN