Sixty Two

2057 Kata

Dony sedang memberi pilihan pada Devid. Kebetulan Dony cukup sungkan jika berbuat semaunya. Jadi diakhir hidup, biarlah Devid memilih pembuluh darah bagia mana yang ingin Dony robek. Mata Devid melirik ke pisau, selain itu ia tidak bergerak sama sekali. Bahkan ia sengaja menahan nafasnya. Omong kosong mati di tangan Dony. Devid masih mau hidup untuk seratus tahun ke depan. Menyadari dalam bahaya, ia melakukan hal gila. Bisa disebut sebagai usaha terakhirnya Devid mendorong Dony. Dony yang tadi cuma berniat bercanda jadi terjerembab duduk di aspal. Pisau itu jatuh di pinggiran. Cepat Devid mengambil pisau dan bergantian mengancam Dony. Mengunuskan pisau tepat ke wajah tampan Dony. Semua terjadi karena sejak awal. Dony tidak pernah ingin serius menanggapi cecungguk itu. Atau memang ia kep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN