Anael berjalan cepat menuju ke arah Biru. Ia mengambil paksa buku di tangan cowok itu. Satu tangan Anael meluncur ke area kening Biru, namun ditepisnya tangan mungil itu oleh pemilik nama lengkap Detrian Biru Daijiro "Lo, nggak bisa lagi buat gue hilang ingatan akan semua ini," ujar Biru tegas. Ia tersenyum sinis, gadi di depannya tampak terkejut. "Biru." Suara Anael sangat lirih, nyaris tak terdengar. "Lo seorang malaikat, kan?" selidik Biru dengan tatapan tajam. "Biru," ujar Anael ketakutan. "Maaf, tapi___" Anael mencoba mengklarifikasi. "Gue inget semuanya." Biru menatap Anael lekat. Ia mengangkat buku yang masih berada di genggamannya. "Ini bukti yang sangat valid, kalo lo bukan manusia." "Biru, gue___" Anael mencoba menjelaskan. "Stop, gue nggak mau denger apa-apa lagi," ujar

